Jumat, 10 Januari 2014

Pegawai Pemkab Blora diharuskan Memakai Pakaian Adat Samin Tiap Hari Jum'at


Pakaian adat Samin, Laki-laki : Atas bawah Hitam dan Ikat kepala (udeng),
Perempuan : Atas Kebaya Hitam, Bawah kain sarung ato kain panjang (jarik)

BLORA. Pakaian seragam yang dikenakan pegawai Pemkab Blora akan mengalami perubahan. Bupati Djoko Nugroho memerintahkan para pegawai untuk mengenakan pakaian khas Samin setiap hari Jumat.
Penggunaan pakaian seragam itu mulai efektif pada bulan Februari 2014.

‘’Sekarang disiapkan dulu. Nanti pada bulan Februari setiap Jumat para pegawai Pemkab Blora kami imbau memakai pakaian khas Samin,’’ ujar Djoko Nugroho, Rabu (8/1) kemarin.

Penggunaan pakaian Samin dengan warna hitam-hitam tersebut seiring diberlakukannya seragam baru di kalangan pegawai pemkab yang berlaku efektif sejak Senin (6/1).

Tahun lalu setiap hari Senin dan Selasa para pegawai mengenakan seragam keki (warna cokelat-red), hari Rabu seragam lurik dan Kamis seragam batik.

Adapun pada hari Jumat menggunakan seragam olahraga. Namun sejak awal tahun 2014 diberlakukan aturan baru. Yakni seragam keki hanya dipakai pada hari Senin. Pada hari Selasa menggunakan seragam lurik.

Sedangkan pada hari Rabu dan Kamis memakai batik. Adapun pada hari Jumat tidak mengalami perubahan, yakni tetap memakai pakaian olahraga.

Hanya saja Bupati Djoko Nugroho menghendaki penggunaan pakaian olahraga pada hari Jumat tersebut diganti memakai pakaian khas Samin.

‘’Ada kalanya dibutuhkan terobosan. Memang agak aneh. Tapi kita perlu melestarikan budaya kita sendiri,’’ tandas Djoko Nugroho yang juga mantan komandan Kodim Rembang.

Bagi pegawai laki-laki dipastikan tidak mengalami kesulitan mendapatkan dan memakai pakaian khas Samin. Pasalnya celana maupun baju warna hitam bisa diperoleh di toko dan pasar.

Namun bagi pegawai berjenis kelamin perempuan diperkirakan bakal mengalami kesulitan, apalagi jika mengenakan jilbab. Karena itu diperlukan penyesuaian.

Dalam keseharian masyarakat Samin, perempuan menggunakan baju warna hitam dan bawahan kain sarung.

‘’Mungkin menyerupai kebaya,’’ tandas Heni, salah seorang PNS di Pemkab Blora.

Jika imbauan bupati tersebut diterapkan, maka dipastikan setiap hari Jumat mulai bulan Februari, pegawai juga memakai sepatu untuk menyesuaikan penggunaan pakaian khas Samin.(infoblora)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar