Selasa, 17 Juli 2012

FASHION SHOW BATIK BLORA

BLORA, goasentono.blogspot.com - Usaha batik khas Blora sejak dua tahun terakhir mengalami perkembangan bagus. Kini makin banyak warga yang membuka usaha pembuatan batik tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop UMKM) Blora, Gunadi, mengemukakan pihaknya berupaya mengimbangi perkembangan pesat usaha batik tersebut dengan berbagai kegiatan. Mulai dengan digelarnya pameran atau expo hingga membekali pengusaha batik dengan berbagai pelatihan termasuk menggalang kerjasama permodalan dengan pihak lain.

''Perkembangan batik khas Blora belakangan ini memang luar biasa,'' ujarnya, Senin (16/7).
Dia mengungkapkan, pekan lalu pihaknya menggelar expo UMKM di Gor Mustika. Sejumlah pengusaha batik khas Blora turut serta dalam pameran tersebut. Sebagai wujud apresiasi atas produksi batik yang dihasilkan, Pemkab pun menggelar pula lomba modeling dengan mengenakan batik khas Blora di arena expo.
''Lomba diikuti siswa TK, SD, SMP, SMA dan pegawai dinas instansi. Semuanya memakai busana batik khas Blora,'' tandasnya.
Tidak kurang dari 40 pasangan mengikuti lomba fashion show batik Blora yang disaksikan pula Bupati Djoko Nugroho bersama istri. Mereka adalah pegawai dari setiap dinas dan instansi serta kecamatan di Blora. Di setiap kali usai penampilan salah satu pasangan, tim juri langsung mengumumkan nilai yang diperoleh peserta. Karena itu para hadirin pun seketika itu juga bisa tahu siapa pasangan yang mendapatkan nilai tertinggi.
Sempat bertahan pada kisaran angka 600-700 di sembilan penampilan perdana, tim juri akhirnya memberikan angka 960 pada pasangan nomor urut 10, Dedy Widjanarko-Emirita Catur Septarini. Lonjakan nilai terpaut cukup banyak yang diraih pasangan utusan Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) itu membuat hadirin terkesima. Aplaus panjang pun membahana saat tim juri mengumumkan nilai yang diperoleh Dedy-Emir. Nilai tersebut sempat akan tersaingi oleh nilai yang diperoleh pasangan utusan Disperindagkop UMKM yang mengumpulkan nilai 940.
Dedy Widjanarko-Emirita Catur Septarini akhirnya ditetapkan sebagai juara pertama lomba fashion show batik khas Blora antar dinas dan instansi. Sementara untuk juara kedua dan ketiga diraih pasangan peserta dari Disperindagkop UMKM dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). ''Ya tentu saja senang sekali bisa menjadi juara. Tapi jujur, saya tidak menyangka bisa meraih juara,'' tandas Emirita.

1 komentar:

  1. batik godhong jati, jadikan maskot kota blora....

    BalasHapus