Rabu, 20 November 2013

Gas Pertamina PPGJ Desa Sumber, Kec.Kradenan Mulai di alirkan ke Semarang

Kradenan, Manajer Legal and Relation PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Arya Dwi Paramita, Senin  (18/11) lalu, menyatakan, Central Processing Plant (CPP) milik PT Pertamina Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) segera mengalirkan gas hasil produksi sejumlah sumur di kawasan CPP mulai Desember 2013.


‘’Dari manajemen targetnya 22 Desember mulai dialirkan. Meskipun pembangunan konstruksi lokasi CPP di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan belum selesai seluruhnya, namun target pengaliran gas pada akhir tahun 203 segera terlaksana,” ujarnya.

Gas tersebut, lanjutnya, akan dipakai PT PLN sebagai bahan bakar pembangkit listrik  di Tambaklorok Semarang dengan masa kontrak selama 12 tahun. Pembangkit listrik itu merupakan salah satu proyek negara untuk pembangkit listrik Jawa-Bali.

Ke depan pemenuhan kebutuhan gas untuk operasi Tambaklorok ini akan mampu menggantikan pemakaian BBM  lebih dari 500 juta liter per tahun, atau setara dengan Rp 2,9 triliun. Bahkan, jaringan pipa penyalur gas sudah selesai sejak lama.

Menurut dia, peralatan dan sarana prasarana pendukung pengaliran gas sudah tersedia. Namun, seluruh bangunan CPP  diperkirakan selesai sekitar Agustus 2014. ”Kita memang targetkan tahun ini sudah produksi dan dialirkan,’’ imbuhnya.

Pembangunan jaringan pipa sudah dilaksanakan sejak 2011 lalu. Jaringan pipa itu dipasang mulai Tambaklorok Semarang sampai lokasi produksi di Desa Sumber Kec.Kradenan Blora. Jaringan  pipa yang dipasang oleh PT Sumber Petrindo Perkasa melalui kontrak Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) Nomor 885/EP0000/2006-S0 tertanggal 12 Desember 2006.

Pemasangan pipa dilakukan di tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). Sedangkan sebagian lain terpasang  di tanah milik warga dan PT Perum Perhutani. CPP PPGJ di Desa Sumber yang disebut Area Gundih itu, memiliki kapasitas penjualan gas alam sebesar 50 juta standar kaki kubik per hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar